5 Tips Merawat Power Steering Pada Mobil

5 Tips Merawat Power Steering Pada Mobil

4th January 2020 0 By otomotiv

Demi menunjang kenyamanan berkendara, kini Power Steering merupakan sebuah sarana yang semakin umum dijumpai pada sistem kemudi setiap mobil. Jika dahulu seorang pengemudi membutuhkan tenaga ekstra untuk membelokan kemudi, kini dengan keberadaan Power Steering pengemudi bahkan dapat membelokan kemudi hanya dengan menggunakan satu tangan.

Sama halnya dengan komponen-komponen di dalam mobil lainnya, tentunya power steering membutuhkan perawatan agar kinerja nya dapat tetap optimal. Sebenarnya, cara merawat power steering secara sederhana dapat dimulai dari kebiasaan-kebiasaan mengemudikan kendaraan dengan baik.

Ketika power steering mengalamai kerusakan tanpa Anda sadari tentu akan sangat berbahaya bagi keselamatan pengemudi dan juga bagi penumpangnya. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, rawat power steering mobil dengan cara dibawah ini.

1.      Pastikan roda berada dalam posisi lurus saat parkir

Membiarkan posisi roda membelok terlalu lama akan terus membebani pompa hidrolik pada satu sisi. Hal tersebut dapat menyebabkan kerusakan sistem hidrolis pada mobil yang menggunakan Power Steering Hidrolik dan Semi Hidrolik.

2.      Ingat usia pemakaian power steering

Pada umumnya masa pakai komponen Power Steering mencapai 5 tahun atau setelah menempuh jarak 100.000 km. Usia tersebut tentunya dapat lebih atau kurang, sesuai dengan cara mengemudi dan perawatannya. Kondisi komponen pendukung lainnya seperti swing arm, ball joint, shock breaker, bearing dan sebagainya juga mempengaruhi kinerja Power Steering. Buruknya komponen pada kaki-kaki mobil mempersulit pengendalian roda yang dilakukan Power Steering dan memaksanya untuk bekerja lebih keras.

3.      Hindari jalan rusak

Cara merawat power steering paling mudah adalah dengan menghindari jalanan rusak atau berlubang. Jika mobil sudah dilengkapi dengan sistem power steering, sebaiknya hindari jalanan-jalanan seperti ini. Kerusakan yang sering terjadi pada power steering biasanya dikarenakan cara mengemudi yang tidak beraturan. Guncangan keras pada power steering dapat membuat komponen di dalamnya menjadi rusak.

Untuk itu, pengemudi wajib memperhatikan jalanan yang akan dilalui. Hindari mengemudi secara ugal-ugalan serta jalanan yang rusak. Selain dapat mengurangi risiko kecelakaan, tentunya power steering Anda akan awet digunakan.

4.      Hindari jalanan banjir

Selain jalanan yang rusak, hindari juga melewati jalanan yang tergenang banjir. hal ini disebabkan karena power steering merupakan komponen kelistrikan yang ditempatkan tepat di as setir sejajr dengan as roda. Sehingga pada saat melewati genangan banjir, tentunya komponen ini akan mudah sekali terkena genangan air. Apabila komponen listrik ini basah tentunya akan menyebabkan kerusakan dan Anda harus menggantinya dengan yang baru.

5.      Hindari memutar setir penuh pada waktu yang lama

Cara lainnya untuk merawat power steering Anda adalah dengan menghindari kebiasaan memutar setir hingga penuh dalam waktu yang lama. Pada saat Anda menunggu jalanan lenggang, Anda bisa memutar sedikit kemudi mobil ke arah sebaliknya.

Memutar hingga penuh dalam waktu yang lama dapat membuat tekanan pada power steering menjadi maksimum. Hal ini juga yang menyebabkan kinerja mesin menjadi berat dan penggunaan bahan bakar menjadi boros.