6 Cara Merawat Motor Trail Agar Tetap Fit

6 Cara Merawat Motor Trail Agar Tetap Fit

25th February 2020 0 By otomotiv

Untuk beberapa pengagum motor off road dan trail, adventure, berpetualang, atau sekedar main di trek kubangan lumpur mungkin menjadi suatu agenda yang paling menyenangkan.

Motor trail di kenal juga sebagai motor yang tangguh serta kuat, sudah pasti lantaran kemampuannya untuk melalui beragam keadaan jalan. Tetapi sama seperti dengan kendaraan bermotor yang lain, motor trail juga memerlukan perawatan yang ideal agar tak cepat rusak.

Berikut ini ada beberapa tips cara merawat motor trail kesayangan kalian agar tetap terjaga.

1.      Jaga selalu kebersihan motor

Jagalah selalu kebersihan motor trail Anda. Jangan dibiarkan kotor setelah dipakai setelah Anda gunakan. Apalagi saat setelah digunakan di medan yang becek dan berlumpur. Hal ini dilakukan untuk menghindari kendaraan Anda dari karat kalau tidak segera diberisihkan.

2.      Cek onderdil motor trail

Jangan lupa selalu mengecek motor trail Anda sebelum digunakan untuk menaklukan medan-medan yang cukup berbahaya. Apalagi onderdilnya seperti kabel kopling, seher atau piston, silinder head, karburator, upside down dan lain-lain. Cara ini digunakan agar tetap menjaga power motor trail Anda saat digunakan untuk beraksi nanti.

3.      Cek bagian rantai motor trail

Setelah menggunakan motor trail, pastikan Anda selalu mengecek bagian rantai motor trail. Jangan sampai terlewatkan juga memberikan pelumas atau oli ke rantai trailnya. Jika Anda sampai lupa memberikan pelumas, bisa berdampak pada kelancaran penggunanya.

4.      Periksa kampas dan rem motor

Kampas rem dam kopling motor trail juga dapat perhatian khusus dari penggunanya. Kedua bagian ini tidak kalah penting dari bagian motor yang lainnya. Terlebih lagi kampas rem dan kopling bisa habis hanya dengan satu kali race.

5.      Cek air radiator dan oli

Buka tutup air radiator, cek ketinggian air radiator. Jika air radiator sudah habis bisa langsung ditambahkan. Ingat jangan ditambah dengan air biasa.  Kemudian cek level oli mesin, jika terihat kurang, tambahkan oli mesin. Ketika dipakai off road dalam jangka waktu cukup lama, bisa saja oli mesin mengalami pengurangan karena pemuaian atau kebocoran halus.

6.      Periksa kondisi mur dan baut

Pasca menerabas rute-rute yang tidak normal, motor biasanya mengalami goncangan-goncangan yang hebat. Seringkali kondisi ini membuat baut atau mur kendur. Karenanya segera periksa kondisi kekencangan mur dan baut, mungkin terlihat sepele tapi jika dibiarkan maka akan ada bagian motor yang lepas jika mur dan baut dibiarkan kendur.