Hindari 7 Aksesoris Motor Ini saat Musim Hujan Datang

Hindari 7 Aksesoris Motor Ini saat Musim Hujan Datang

10th February 2020 0 By otomotiv

Memasuki musim hujan, para pengguna kendaraan bermotor harus ekstra-waspada saat berkendara, khususnya roda dua.

Tak hanya kelengkapan berkendara saat hujan, perhatikan juga  pemasangan aksesori atau komponen aftermarket. Ada beberapa aksesoris motor yang tidak disarankan untuk dipasang. Biasanya hal tersebut terkait fungsi yang tidak maksimal saat hujan.

Aksesori custom tentu membuat tampilan motor lebih keren. Tetapi di musim hujan seperti sekarang, ada aksesoris yang tidak seharusnya dipasang. Apa saja?

1.      Grip setang

Pegangan (grip) pada setang juga kerap diganti dengan aksesoris berbahan logam. Sebaiknya pasang kembali grip standar yang berbahan karet supaya pengendalian gas dan arah motor tetap aman selama musim hujan.

2.      Footstep underbone

Selain grip setang, ijakan kaki (footstep) model underbone terbuat dari bahan logam. Selain licin, ukurannya yang ramping membuat pijakan kaki kurang mantap ketika berkendara di tengah guyuran hujan. Sebaiknya ganti dengan footstep yang berbahan karet.

3.      Ban ukuran kecil

Ban dengan ukuran lebih kecil dari body motor bikin motor lebih mudah terpeleset. Pasalnya, permukaan ban yang bersentuhan langsung dengan permukaan lintasan juga semakin sedikit. Alhasil, daya cengkeraman ban pun semakin kecil.

Pada saat Anda melibas lubang di jalanan yang tertutup genangan air, motor akan mudah terguling atau terjatuh. Alasannya karena dengan permukaan ban yang lebih kecil dan tipis, maka kemampuan meredam guncangan juga semakin kecil.

4.      Lampu HID

Pada dasarnya lampu HID memang tidak direkomendasikan untuk sepeda motor karena terlalu silau. Terlebih jika digunakan saat turun hujan, lampu jenis itu sudah pasti membahayakan pengendara lain yang datang dari arah depan.

5.      CVT variasi

Buat Anda pengguna skutermatik (skutik) sebaiknya gunakan kotak CVT (Continously Variable Transmission) asli bawaan pabrik motor. Pasalnya, kotak CVT dari pabrikan tersebut telah dirancang untuk melindungi komponen vital skutik, termasuk saat hujan. Sekarang ini, banyak pengguna skutik menggunakan kotak CVT variasi yang memiliki banyak lubang. Padahal, lubang tersebut merupakan jalan masuk bagi kotoran dan air ke komponen CVT. Bila CVT skutik itu kotor atau basah, maka skutik akan rusak.

6.      Pelapis jok berbahan kain

Jok berlapis kain mungkin lebih nyaman karena tidak licin dan tidak mudah panas. Tetapi saat musim hujan, bahan kain membuat air merembes ke bagian busa. Hal itu membuat jok berbau tidak sedap dan mudah muncul bintik-bintik jamur.

7.      Sepatbor belakang variasi

Sepatbor jenis model ini dapat membahayakan pengendara di belakang. Sepatbor aksesoris motor yang hanya mengutamakan penampilan biasanya tidak mempertimbangkan cipratan air dari ban sehingga mengenai pengendara di belakang. Efeknya mengganggu pandangan dan konsentrasi pengendara motor lain.