Panduan Memilih Helm Sesuai Jenis Motor Anda

Panduan Memilih Helm Sesuai Jenis Motor Anda

17th March 2020 0 By otomotiv

Jika Anda memiliki motor maka otomatis Anda wajib memiliki helm. Karena jika Anda lupa atau tidak punya helm maka sama saja membahayakan diri Anda sendiri dan bias juga membahayakan orang lain.

Sebagaimana telah diketahui sebelumnya, memilih helm motor ternyata tidak semudah perkiraan secara umum. Selain harus mengikuti peraturan yang berlaku, para pengendara juga wajib menyesuaikan helm dengan kebutuhan termasuk jenis sepeda motornya.

Pada dasarnya, helm motor memiliki beberapa model yang memberikan keuntungan masing-masing. Simak tips cerdas dalam memilih helm sesuai jenis moerikut ini.

1.      Shorty helmet

Helm jenis ini biasa juga disebut helm cetok karena bentuknya yang cuma nempel di kepala. Fungsinya untuk melindungi bagian kepala yang paling atas. Karena bentuknya yang sederhana, material yang dipakai oleh helm ini biasanya sangat keras.

Beberapa pengendara moge biasanya suka banget pakai helm jenis ini. Anda pun bisa pilih shorty helmet ini untuk berkendara, tapi pastikan pakai buff atau pelindung mulut dan hidung untuk mencegah polusi terhirup langsung.

2.      Open face helmet

Open face helmet juga dikenal dengan helm 3/4 dan sangat sesuai bagi pengendara yang tak ingin bagian kepala dan wajahnya dikekang saat menunggang roda dua. Terbukanya helm menjadi masalah, karena pengendara bisa terpapar debu secara langsung.

Open Face Helmet paling cocok bila disandingkan dengan motor jenis klasik, baik yang matik atau yang manual.

3.      Full face helmet

Buat yang pakai motor dengan kopling atau istilahnya “motor cowok” pasti lebih disarankan untuk pakai helm jenis ini. Dari sisi keamanan, helm full face melindungi semua bagian kepala hingga dagu. Helm ini cocok untuk berkendara jauh atau touring dengan komunitas motor.

4.      Modular helmet

Helm ini juga dikenal dengan nama flip-up helmet. Modelnya adalah perpaduan antara full face dan open face helmet, di mana bagian rahang bawah fleksibel dan bisa dibuka. Helm modular yang bisa berubah jadi helm full face yang cukup aman untuk pergi touring. Bagian bawahnya membuat banyak pengendara menyukai helm ini lantaran mereka mudah berkomunikasi. 

5.      Half face helmet

Jenis yang satu pasti familiar buat Anda karena sudah banyak ditemukan di jalan raya. Helm half face ini memiliki proteksi yang lebih banyak di bagian kepala. Selain itu, helm half face juga lebih mudah dipakai dan dilepas. Helm ini paling cocok dipakai pengendara motor bebek dan skutik.

6.      Motocross road helmet

Motocross helmet sengaja tidak menyediakan lapisan kaca atau windshield. Tujuannya agar pengguna bisa memakai kacamata. Karena dikhususkan untuk off-road dan motocross, helm ini memiliki fitur keamanan lebih baik terutama pada bagian dagu disertai bentuk lebih panjang. Di samping itu juga terdapat visor sebagai penghalang sinar matahari dan pelindung saat melewati dedaunan atau ranting pohon.

7.      Hybrid helmet

Hybrid helmet merupakan perpaduan antara motocross helmet dan full face helmet. Karena itulah helm ini bisa digunakan untuk offroad dan on road. Posisi bagian dagu yang lebih panjang dan sudut pandang lebih luas membuat hybrid helmet bisa ditambahkan kacamata. Akan tetapi, luasnya ruang dalam helm menyebabkan suara berisik menjadi mudah masuk ke telinga pengendara.