Tanda-Tanda Shockbreaker Mobil Harus Segera Diganti

Tanda-Tanda Shockbreaker Mobil Harus Segera Diganti

13th April 2020 0 By otomotiv

Shockbreaker berfungsi sebagai peredam guncangan, sehingga kenyamanan pengendara dan penumpang tetap terjaga.

Meskipun jalan yang dilalui memiliki tekstur yang tidak rata, pengendara tidak akan merasakan guncangan berlebih apabila komponen ini bekerja dengan maksimal.

Namun, kemampuan peredaman shockbreaker mobil akan berkurang seiring dengan usia dan jarak yang dilalui. Berikut ini beberapa ciri-ciri kerusakan pada sokbreker mobil yang bisa Anda deteksi sendiri.

1.      Muncul suara berdencit

Ketika melewati jalanan menanjak atau polisi tidur, mobil biasanya mengeluarkan suara berdecit. Hal itu merupakan salah satu tanda shockbreaker mobil sudah tidak dalam kondisi baik.

Tak hanya itu, suara yang terjadi biasanya juga dibarengi dengan guncangan atau ayunan mobil yang lebih keras dibanding sebelumnya. Jika dua tanda tersebut sudah muncul, shockbreaker sudah tidak mampu menahan guncangan dengan baik, dan sudah saatnya diganti.

2.      Keausan ban mobil tidak rata

Saat shockbreaker rusak, maka proses peredaman terhadap guncangan menjadi lemah dan tidak sempurna. Sehingga mengakibatkan ban tidak mampu menjaga kestabilan menapak di permukaan jalan saat terjadi sedikit guncangan di atas permukaan jalan. Akibat ketidakstabilan tersebut, permukaan tapak ban tidak seluruhnya menapak di permukaan jalan, maka keausan ban pun menjadi tidak merata.

3.      Ayunan Shockbreaker berlebihan

Ketika Anda merasakan mobil berayun lebih lembut dari biasanya, khususnya ketika melakukan belokan di sebuah tikungan dan membutuhkan waktu lebih lama untuk kembali ke posisi stabil, maka bisa dipastikan performa shockbreaker sedang tidak maksimal dan harus segara diganti.

Bila dibiarkan hal ini bisa membahayakan diri sendiri karena kontrol gerak mobil tidak bisa dikendalikan secara maksimal dan kemungkinan terparahnya adalah kecelakaan.

4.      Keluar rembesan oli

Alasan perlunya mengganti shockbreaker pada mobil adalah adanya kebocoran. Hal ini tentu akan membuatnya bekerja tidak maksimal. Dengan adanya kebocoran ini, penyetelan ulang perlu dilakukan dan biaya yang dihabiskan cukup besar.Karena itu, akan lebih efisien bila mengganti shockbreaker lama dengan yang baru.

5.      Mobil tidak seimbang

Cara mudah mengecek hal ini ialah meletakkan mobil di jalan rata. Langkah selanjutnya ialah memperhatikan jarak antara ban dan sepatbor roda.

Bila terlihat setiap roda memiliki jarak yang berbeda dengan sepatbor, maka kemungkinan salah satu shockbreaker tidak berfungsi dengan baik. Karena itu, pergantian harus segera dilakukan.