Tips Merawat Mobil Tua Agat Tetap Awet

Tips Merawat Mobil Tua Agat Tetap Awet

14th January 2020 0 By otomotiv

Memiliki mobil tua kini tak perlu merasa khawatir berlebihan. Jika biasanya takut mesin mobil mengalami masalah saat dalam perjalanan, kini bisa lebih lega. Syaratnya, Anda harus tahu cara merawat mobil tua yang baik dan benar.

Ada beberapa orang yang memilih tetap menggunakan kendaraan lamanya ketimbang gonta-ganti mobil baru karena berbagai alasan. Terlebih kendaraan tersebut memiliki kenangan tersendiri yang sulit digantikan.

Jika Anda salah satunya, simak cara merawat mobil tua berikut agar mobil kesayangan Anda tetap awet dan tangguh melaju.

1.      Ganti oli dan filter oli secara rutin

Bagi mobil yang berusia sepuluh tahun ke atas, idealnya mengganti oli setiap 2.500 km. Jangan lupa mengganti filter oli setiap kali ganti oli mesin, karena filter berperan penting untuk mencegah mesin mobil tersumbat kotoran. Harganya pun biasanya tidak sampai seperlima harga oli.

Lupa mengganti oli akan membuat mesin mobil anda bermasalah. Jangan lupa lakukan perawatan berkala di bengkel resmi.

2.      Tune up secara berkali

Untuk mengantisipasi kerusakan berat pada mesin mobil yang tentu akan memakan biaya lebih besar, lakukan tune up secara berkala di bengkel yang tepercaya.

Tune up adalah proses dimana mesin anda akan dirawat secara menyeluruh,mulai dari pengecekan, penyetelan, perbaikan, hingga pergantian komponen bila perlu.

3.      Ganti kabel, ring, dan karet penyangga

Bertambahnya usia mobil membuat komponen penunjang seperti kabel, ring, dan karet penyangga rentan menjadi berkarat, getas, bahkan rusak.

Pastikan kondisi komponen tersebut baik dan sesuai dengan standar. Jika tidak, dapat menyebabkan terganggunya fungsi kendaraan seperti mobil tidak bisa dinyalakan, atau bahkan memicu kebakaran karena korsleting dari kabel yang terbuka.

4.      Gantilah timing belt

Timing belt memiliki peran untuk melanjutkan perputaran roda gigi yang terhubung pada mesin bagian dalam. Bagian ini berhubungan dengan jarak tempuh mobil. Untuk mobil tua, setelah sampai pada jarak tempuh 40.000 km segeralah ganti timing belt yang baru. Lakukan pengecekan sebulan sekali sekaligus mengecek keadaan oli, bahan bakar, busi, dan filter. Agar performa mesin tetap prima meskipun kondisi mobil telah usang.

5.      Perhatikan kaki-kaki mobil

Kaki-kaki mobil tua sangat riskan apabila tidak dicek secara berkala akan mempengaruhi keselamatan berkendara. Kaki-kaki mobil terdiri dari berbagai komponen penting yang menopang badan sekaligus menjalankan fungsi gerak, yaitu:

  • Ban mobil
  • Suspensi
  • Tie rod
  • Ball joint
  • Bushing
  • Bearing atau laher

Mintalah mekanik untuk cek kondisi kaki-kaki mobil saat servis berkala. Jangan lupa cek tekanan angin ban paling tidak sebulan sekali. Selain itu, lakukan spooring dan balancing agar berkendara tetap aman dan nyaman.

6.      Cek air radiator secara berkala

Meski air radiator merupakan hal yang mudah terkadang efek lupa sering terjadi karena sudah terbiasa dengan sistem air radiator pada mobil baru. Sistem radiator yang berbeda membuat mobil tua ini lebih harus diperhatikan dan juga kualitas air radiator itu sendiri.

7.      Perhatikan kondisi rem

Rem merupakan salah satu point penting di dalam keselamatan berkendara dan juga memiliki jangka waktu yang terbatas. Apalagi pada mobil tua, rem menjadi sangat riskan apabila kurang diperhatikan sedikit saja.