5 Efek Samping Ganti Knalpot Motor Jadi Knalpor Racing

5 Efek Samping Ganti Knalpot Motor Jadi Knalpor Racing

1st May 2020 0 By otomotiv

Knalpot racing memang mempunyai daya tarik tersendiri bagi generasi millenial yang ingin bergaya dengan motornya. Modelnya yang unik namun suaranya bikin pusing membuat mereka jatuh hati kepada knalpot motor satu ini. Tapi, di balik kerennya knalpot tersebut, ada beberapa efek yang tidak baik.

Anda harus lakukan beberapa modifikasi sektor mesin bila ingin gunakan knalpot racing. Upgrade dikerjakan pada porting polish, celah klep di ubah setelannya, dan spuyer diperbesar. Dengan demikian tenaga yang dibuat motor semakin lebih baik, tentunya penggunaan bahan bakar juga jadi lebih boros. Berikut ini adalah efek samping menggunakan knalpot racing yang perlu Anda ketahui.

1.      Bahan bakar jadi lebih boros

Efek samping pertama yang akan Anda rasakan ketika menggunakan knalpot racing adalah bakan bakar cepat habis. Itu bisa terjadi lantaran tenaga yang dibutuhkan motor lebih besar saat menggunakan knalpot racing daripada alat pembuangan gas bermodel standar. Sehingga campuran bahan bakar juga akan semakin banyak untuk menghasilkan tenaga menggunakan knalpot racing. Jadi, bagi Andayang mau menggunakan knalpot motor tersebut harus sediakan uang untuk membeli bahan bakar.

2.      Mesin cepat panas

Kalau Anda menggunakan knalpot racing pasti mesin motor akan jadi lebih cepat panas. Bisa begitu karena motor akan mengeluarkan tenaga yang lebih besar ketika menggunakan knalpot racing ini.

Selain itu, penyebab lainnya adalah pengendara yang menggunakan knalpot tersebut harus menarik gasnya lebih dalam supaya bisa menghasilkan suara bising. Sehingga jangan kaget kalau motor yang pakai knalpot berisik tersebut akan terasa panas pada saat dikendarai.

3.      Mesin akan cepat rusak

Efek samping selanjutnya adalah meningkatkan resiko mesin yang rusak menjadi lebih besar. Efek samping ini tidak akan dirasakan secara langsung namun dapat muncul ketika penggunaan knalpot racing sudah berlansung cukup lama.

Kondisi ini terjadi karena mesin sepeda motor dipaksan untuk berkerja dengan komponen yang tidak seharusnya sehingga cara kerja yang dilakukan juga menjadi lebih berat sehingga jika kondisi ini dilakukan terus menerus maka dapat memperbesar resiko kerusakan mesin sepeda motor. Bisa jadi penyebab motor turun mesindikarenakan penggunaan knalpot racing yang berkepanjangan.

4.      Suara kendaraan jadi kasar

Salah satu tujuan menganti knalpot standar dengan knalpot racing oleh para pemilik motor adalah untuk mendapatkan tenaga yang besar serta suara yang kasar dan khas

Namun ternyata, munculnya suara yang kasar ini bisa jadi tidak disukai oleh semua orang sehingga dapat menimbulkan polusi suara bagi beberapa orang yang berada dekat dengan sepeda motor tersebut.

5.      Menghasilkan gas emisi yang lebih beracun

Jenis knalpot racing ini tidak mempunyai alat penyaring gas buang yang disebut dengan catalytic converter. Gas ini sangat berbahaya karena bisa menyebabkan gangguan pernapasan seperti asma dan ganguan paru-paru lainnya.