5 Jenis Oli Mobil yang Wajib Anda Ketahui

5 Jenis Oli Mobil yang Wajib Anda Ketahui

22nd April 2020 0 By otomotiv

Mobil tidak bisa lepas dari pelumas yang namanya oli. Pada sebuah mobil, oli disesuaikan dan dikembangkan sesuai dengan fungsinya. Oli pada saat ini terbagi-bagi menjadi beberapa jenis. Dalam satu mobil sampai terdapat lima macam oli.

Ada 5 jenis oli mobil yang harus diketahui dan menjadi rutinitas untuk di cek, guna mengetahui kapan penggantian dengan oli baru. Lima macam oli tersebut meliputi, oli mesin, oli transmisi, oli gardan, oli rem dan oli power steering.

1.      Oli mesin

Oli mesin merupakan oli yang pasti dikenal oleh para pemilik mobil. Oli mesin terbagi dalam tiga jenis oli yaitu oli mineral, oli semi sintetik dan oli full sintetik. Oli mineral sendiri merupakan oli yang berasal dari bahan minyak bumi, sehingga sangat aman digunakan untuk kendaraan Anda.

Untuk oli semi sintetik merupakan oli yang terbuat dari kombinasi antara oli mineral dan oli sintetik. Sedangkan untuk oli full sintetik merupakan oli yang dibuat dengan bahan murni oli sintetik yang memang dikembangkan untuk menyesuaikan kebutuhan mesin.

2.      Oli transmisi

Oli juga digunakan dalam transmisi kendaraan, dikenal ada dua jenis oli transmisi yakni transmisi manual dan matik, penggunaan oli pun tidak sama. Oli transmisi manual mampu digunakan sampai 10.000 km, dalam keadaan jalan tidak macet atau setiap enam bulan sekali.

Sedangkan pada oli khusus matik, sebaiknya diganti setiap kelipatan 20.000 km.

3.      Oli gardan

Penggantian oli gardan pada umumnya dilakukan bersamaan dengan oli transmisi. Yakni setiap mencapai jarak tempuh setiap 20.000 km, untuk nilai kekentalan pelumas sesuai dengan anjuran produsen kendaraan.

4.      Oli rem

Minyak Rem sama seperti oli mesin, minyak rem juga memiliki grade yang dinyatakan dalam satuan DOT (Department Of Transportation). DOT merupakan nilai titik didih dari minyak rem dalam meredam panas akibat pengereman, semakin rendah angka DOT kemampuan meredam panasnya juga kecil.

Umumnya DOT 3 untuk kendaraan harian, sementara DOT yang lebih tinggi seperti DOT 5 digunakan untuk racing. Di pasaran terdapat DOT 3, DOT 4, dan DOT 5.

5.      Oli power steering

Oli pada power steering digunakan sebagai pompa hidraulik sehingga meringankan pengguna kendaraan dalam pengendali stir mobil.

Masa penggantian Oli power steering kurang lebih sama dengan penggantian minyak rem. Biasanya dilakukan setiap 25.000 km atau sekitar dua tahun.