5 Tips Memilih Shockbreaker yang Berkualitas

5 Tips Memilih Shockbreaker yang Berkualitas

23rd January 2020 0 By otomotiv

Seperti halnya komponen lain pada sepeda motor, shockbreaker pun memiliki masa pakainya sendiri. Maka dari itu tidak heran jika masa pakai shockbreaker sudah habis maka kinerjanya pun akan menurun berbeda dengan shockbreaker ketika masih baru. Satu tanda shockbreaker motor yang harus segera diganti yaitu kinerja shockbreaker yang tidak bagus yang ditandai dengan sistem kejut yang keras.

Banyaknya merk shockbreaker yang dijual di pasaran tentu cukup membuat konsumen bingung untuk memilih shockbreaker motor yang berkualitas karena hampir semua merk shockbreaker mengklaim bahwa shockbreaker buatannya memiliki kualitas yang bagus. Untuk memudahkan Anda, berikut tips memilih shockbreaker yang berkualitas.

1.      Harga shockbreaker

Point pertama adalah melihat harganya terlebih dahulu, sebelum Anda menuju ke toko spare part motor sebaiknya survei terlebih dahulu harga shockbreaker yang akan dibeli. Jika menemukan harga shockbreaker dibanderol murah dibawah harga pasaran patut Anda dicurigai, pasalnya meskipun setiap toko mematok harga yang berbeda namun selisih harganya tidak terlalu jauh beda.

2.      Cek serial number shockbreaker

Dengan mengetahui serial number ini Anda bisa membedakan shockbrekaer yang baru atau bekas. Untuk shockbreaker yang baru biasanya kode asli dibuat dengan cara unik serta didukung teknologi tinggi, seperti laser misalnya, dan bagian kode shockbreaker yang baru, terlihat begitu halus. Sedangkan untuk shockbreaker bekas yaitu umumnya kode shockbreaker akan tidak rata atau juga cat disekitarnya sudah mulai memudar.

3.      Cek as shockbreaker

Tidak hanya kode yang wajib diperiksa, sebaiknya Anda juga cek batang shockbreaker, yang mana bagian ini merupakan bagian yang sangat mudah untuk dilihat dari luar.

Jika seandainya ada goresan atau bekas las dibagian batang shockbreaker, hal tersebut bisa dipastikan merupakan barang bekas.

4.      Test daya rebound

Shocbreaker terdapat dua tipe shock,  yang paling mendasar, terdiri atas shockbreaker single action dan shockbreaker double action.

Cara ujinya cukup mudah, Anda hanya perlu tarik shockbreaker dari posisi awal yang terlihat pendek, dan ditarik menjadi lebih panjang.

Pada saat ini perlu Anda perhatikan, apakah pada saat shockbreaker kembali pada posisi pertama berjalan melambat secara mulus, itu berarti jenis suspensi double action, tetapi bila bergerak cepat, bisa disimpulkkan shockbreaker yang Anda pegang adalah jenis single action.

Single ataupun double hal itu sama saja, hanya saja kalau double action dalam penggunaannya terasa lebih nyaman dan enak ketika diajak berkendara.

5.      Garansi toko

Pada umumnya toko spare part yang mengutamakan kualitas, berani memberikan garansi pada setiap spare part yang dijualnya, akan tetapi untuk toko spare part yang hanya mengutamakan keuntungan biasanya cukup sulit untuk memberikan garansi. Maka dari itu usahakan Anda membeli shockbreaker pada toko yang berani memberikan garansi.