7 Spare Part Mobil Yang Mudah Rusak Saat Musim Hujan

7 Spare Part Mobil Yang Mudah Rusak Saat Musim Hujan

12th March 2020 0 By otomotiv

Mobil yang terlalu sering terkena genangan air, terendam banjir, dan terguyur  selama musim hujan mengakibatkan sparepart-nya mudah rusak.

Air hujan memiliki beragam kandungan yang dapat memengaruhi bagian-bagian mobil, salah satunya asam yang bersifat korosif dan dapat menimbulkan karat.

Terdapat beberapa spare part mobil yang paling terdampak akibat hujan dan rawan mengalami gangguan. Berikut komponen mobil yang membutuhkan perhatian lebih agar tetap terawat saat musim hujan.

1.       Wiper

Peran wiper sangat penting saat musim penghujan tiba. Wiper yang bagus bisa bekerja optimal membersihkan kaca mobil dari air hujan, sehingga pandangan Anda tidak terganggu saat menyetir. Segera ganti wiper yang sudah lama terpasang. Karena sebelum musim hujan, wiper jarang digunakan, tapi bagian karetnya menjadi lebih kaku akibat terkena panas matahari. Karet wiper yang kaku mengakibatkan air hujan di kaca mobil tidak bisa tersapu dengan sempurna.

2.       Kaca mobil

Air hujan yang mengenai kaca mobil dapat membuat kaca menjadi basah dan lembab. Apabila tidak segera dilap maka kaca akan memiliki potensi terkena jamur dan dapat mengganggu pandangan. Karena itu, biasakan membersihkan kaca mobil setelah terkena air hujan.

3.       Dinamo starter

Beberapa jenis mobil memiliki dinamo starter di bagian bawah mesin sehingga rawan kemasukan air. Hal ini bisa menimbulkan karat sehingga mobil susah dihidupkan saat distarter. Anda harus memastikan dinamo starter aman dari jangkauan air. Cek juga switcher starter. Komponen ini bisa tiba-tiba rusak karena mobil sering terguncang.

4.       Ban dan rem

Pastikan ban masih tebal dan ada kembangan yang jelas di permukaannya. Kembangan ban penting untuk menjaga mobil memiliki daya cengkram yang baik saat melaju. Segera ganti ban Anda jika kembangan sudah halus, karena mobil akan lebih mudah tergelincir saat melintasi jalanan berair

Biasanya ban depan lebih cepat aus dibandingkan ban belakang. Merotasi ban mobil biasanya menjadi cara efektif saat perubahan iklim. SetelahAnda  memeriksa kondisi ban, jangan lupa cek sistem pengereman. Periksa bantalan rem, cakram, dan minyak rem. Pastikan minyak rem tidak di bawah level minimal.

5.       lampu mobil

Sama seperti bagian kaca, lampu mobil juga memiliki potensi untuk terkena jamur apabila terkena air hujan. Jangan lupa untuk mengelap bagian lampu mobil setelah hujan agar terhindar dari tumbuhnya jamur yang dapat meredupkan nyala lampu.

6.       Velg

Pelek merupakan komponen yang paling dekat dengan jalan. Kondisi jalanan yang basah dan kotor karena hujan dapat membuat pelek menjadi penuh noda.

Apabila tidak cepat dibersihkan maka kotoran yang menempel pada pelek bisa menjadi kerak. Selain itu, kandungan zat asam pada air hujan juga dapat membuat velg menjadi cepat berkarat.

7.       Kaki – kaki

Pemeriksaan kaki-kaki mudah dilakukan, tapi Anda harus masuk ke kolong mobil. Yang harus Anda lakukan hanyalah memastikan tidak ada kotoran yang menempel di bagian kaki-kaki seperti di shockbreaker. Lalu bersihkan juga kotoran yang menempel di bagian karet kaki-kaki mobil. Kotoran yang menumpuk akan menyebabkan mobil mengeluarkan bunyi-bunyian aneh saat melaju.