7 Sparepart Motor yang Cepat Rusak Akibat Hujan

7 Sparepart Motor yang Cepat Rusak Akibat Hujan

20th March 2020 0 By otomotiv

Musim penghujan masih saja terus melanda beberapa wilayah di Indonesia. Hal ini tentu saja sangat menyusahkan pengendara motor. Ketika harus tetap beraktivitas, mau tidak mau derasnya hujan sampai genangan air pun diterobos. Namun, Anda harus tetap berhati-hati. Selain berisiko untuk diri sendiri, ada beberapa komponen motor yang sangat rawan rusak jika terlalu sering dipaksa melewati genangan air dan hujan-hujanan.

Sebelum motor kesayangan Anda terlanjur rusak karena hujan, perhatikan terus kualitas dan performa 7 sparepart motor berikut ini.

1.      Kampas rem

Kampas rem letaknya dekat dengan roda. Cipratan air hujan yang mengandung lumpur dan pasir bisa menumpuk di kampas rem. Jika tidak segera dibersihkan, akan muncul suara berdecit saat roda berputar. Hal ini dikarenakan kotoran yang menempel di kampas rem bergesekan dengan piringan cakram. Jika dibiarkan, piringan cakram juga bisa menjadi rusak.

2.      Mesin

Kotoran seperti lumpur atau pasir yang terbawa air hujan akan menempel di bagian mesin. Situasi ini membuat mesin jadi kesulitan melepas panas secara normal. Sehingga, performa motor jadi tidak optimal. Begitu pula jika kotoran sampai menempel di kisi-kisi radiator, motor bisa saja mengalami overheat, karena asupan udara yang terhambat.

3.      Rantai dan gear

Rantai dan gear yang terlalu sering terkena air hujan akan mengering, sebab kedua komponen ini memiliki pelumas yang jika terkena air hujan akan hilang. Rantai dan gear yang tidak memiliki pelumas, jika sering terkena air hujan akan menjadi berkarat.

Karat pada rantai dan gear yang berlebih nantinya akan sulit dibersihkan, sehingga dapat merusak kedua komponen itu.

4.      Suspensi

Suspensi yang terkena air hujan, biasanya akan menimbulkan suara berdecit. Hal ini menandakan kemungkinan besar komponen shockbreaker tersebut bermasalah. Penyebabnya ketika suspensi terkena hujan, maka airnya akan mengisi bagian sela-sela suspensi yang punya mekanisme naik-turun. Jika pelumasnya bercampur air hujan maka akan membuat suspensi motor jadi kering dan tidak berfungsi secara optimal.

5.      Karburator

Komponen ini lebih rentan mengalami kerusakan pada motor skutik. Air hujan yang masuk, otomatis membuat proses pembakaran di ruang bakar terganggu. Skutik injeksi lebih aman dalam urusan menerjang genangan air, asalkan kondisi genangan tak begitu dalam, misalnya di bawah 15 cm. Namun tetap saja, ada celah yang bisa membuat air masuk ke ruang bakar melalui boks filter udara.

6.      Tutup busi

Tutup busi berfungsi untuk menghilangkan kebocoran arus antar sambungan busi dan menjaga resistansi internal yang tinggi supaya bisa dihindari, sehingga performa mesin tidak akan terpengaruh. Jika tutup busi rusak dan busi terkena air, fungsi kelistrikan dan pengapian akan terhambat dan motor bisa mogok

7.      Bearing roda

Komponen ini sering dilupakan pengendara saat dibersihkan terlebih saat terkena air hujan. Padahal, oli seal pada bearing roda harusnya selalu diperhatikan kondisinya. Sebab, kondisi oli seal pada bearing yang tidak baik lagi dikhawatirkan akan menyebabkan celah yang terbuka. Air kemudian akan masuk ke dalam bearing roda melalui celah tersebut dan akhirnya bakal merusak bagian tersebut.