Ingin Mengganti Noken As? Simak 3 Tips Berikut

Ingin Mengganti Noken As? Simak 3 Tips Berikut

9th March 2020 0 By otomotiv

Dalam mesin motor 4-langkah noken as merupakan sebuah perangkat yang digunakan untuk mengatur “menggerakkan” perangkat katup. Cam membuka katup dengan mendorongnya atau dibantu perangkat mekanisme lain. Relasi perputaran camshaft noken as terhadap rotasi kruk as sangat penting, karena klep mengatur aliran pemasukan bahan bakar dan pengeluaran sisa gas hasil pembakaran, mereka harus dibuka dan ditutup pada saat yang tepat selam proses langkah stroke piston.

Perbedaan antara noken as racing dan standar yang paling utama adalah pada ukuran ketinggian lift nok (tonjolan). Perbedaan ketinggian nok ini dimaksudkan agar mampu mendorong klep secara optimal dan menghasilkan durasi (lama waktu klep membuka) yang lebih panjang. Durasi bukaan klep yang lebih panjang akan memungkinkan pasokan bahan bakar dan udara lebih banyak, yang dibutuhkan untuk menghasilkan power mesin lebih besar.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengadopsi noken as racing menggantikan noken as standar bawaan pabrik.

1.      Sesuaikan dengan kebutuhan pemakaian

Tentukan dulu kebutuhan apa yang ingin dicapai dari pemakaian noken racing tersebut; apakah untuk kepentingan harian saja, touring, atau untuk kepentingan adu kecepatan di lintasan.

Mengatahui kebutuhan yang ingin dipenuhi sebelum mengganti dengan tipe standar dengan racing itu penting, karena masing-masing noken as racing memiliki tipe dan karakter berbeda yang hasilnya pun berbeda pula.

Noken as racing yang menawarkan durasi pendek cenderung menghasilkan karakter mesin yang powerful di putaran bawah, sedangkan yang berdurasi panjang lebih bertenaga di putaran atas.

2.      Cek kondisi komponen mesin

Sebelu mengganti noken as, ada baiknya Anda cek terlebih dahulu kondisi komponen-komponen mesin lain sebelum memasang noken as racing. Yang paling utama adalah part-part yang bersinggungan langsung dengan noken as, seperti rantai kamprat, rocker arm, klep, per klep, dan sebagainya. Rantai kamprat yang sudah aus tentu tak akan memutar noken as secara maksimal sehingga sia-sia saja pemakaian noken as racing.

Khusus sepeda motor yang menggunakan rocker arm (biasanya tipe SOHC), penting untuk mengecek kondisi rocker arm terlebih dahulu karena komponen ini lah yang mentransfer putaran menjadi dorongan naik-turun pada klep. Untuk mesin bertipe DOHC, karena tidak menggunakan rocker arm sehingga lebih aman dari kerugian power mesin akibat ausnya komponen tersebut.

3.      Rutin ganti oli

Tinggalkan kebiasaan buruk menunda-nunda penggantian oli karena oli yang terlalu lama di dalam mesin mengandung partikel-partikel logam nanometrik yang dapat menghambat kinerja mesin dan juga beresiko merusak komponen-komponen mesin. Noken as racing dan komponen mesin lainnya akan dapat bekerja maksimal dalam level yang lebih tinggi dari mesin standar secara optimal jika pelumasan mesin pun juga diperhatikan dengan baik.