Kenali 4 Tanda Radiator Mobil Bocor

Kenali 4 Tanda Radiator Mobil Bocor

28th April 2020 0 By otomotiv

Radiator menjadi sparepart penting sebuah kendaraan. Karena radiator dapat mendinginkan suhu panas mesin yang diserap oleh cairan. Hal ini untuk menghindari panas berlebih atau sering disebut overheat.

Akan tetapi, radiator mobil juga kerap mengalami masalah rusak atau sekedar bocor. Biasanya, pemilik kendaraan tak mengetahui apa penyebabnya. Apa saja penyebab radiator rusak atau bocor? Berikut penjelasannya.

1.      Radiator sudah berumur

Setiap komponen dalam mobil memiliki umur ekonomisnya masing-masing. Untuk radiator sendiri, umur ekonomisnya berkisar 4 – 5 tahunan. Setelah masa ini berakhir, jangan heran kalau dinding radiator mulai terkikis secara perlahan. Akibatnya radiator akan mengalami keretakan dan kebocoran.

Agar performa radiator tetap oke, Anda perlu memperhatikan lama pemakaian dari radiator itu sendiri. Kalau ternyata radiator sudah berumur, silahkan ganti radiator lama dengan radiator baru. Harganya sangat bervariasi.

2.      Penyumbatan saluran output

Jika tak dicek dan dibersihkan secara rutin, saluran output radiator bisa tersumbat oleh kotoran. Ini karena radiator sama seperti evaporator yang rentan debu dan kotoran yang dapat terakumulasi hingga membentuk gumpalan dan menyumbat saluran output. Sebagai efeknya, kepala radiator bisa pecah, air merembes ke komponen lainnya dan meledaknya radiator.

3.      Kualitas air radiator

Kualitas water coolant atau air radiator yang buruk dapat berakibat buruk dalam jangka panjang karena membuat rata-rata usia pemakaian radiator lebih pendek. Ada juga komponen yang bisa rusak, seperti bagian by pass radiator yang kebanyakan terbuat dari plastik.

4.      Terkena batu atau kerikil

Agar radiator bisa menangkap udara segar, komponen ini diposisikan di depan mesin dengan kisi-kisi atau grille yang terbuka. Tetapi, hal tersebut membuat radiator berisiko terkena batuan kerikil atau hewan-hewan yang terbang.

Saat radiator bertabrakan dengan benda-benda tersebut, bukan tak mungkin kisi-kisi atau dinding radiator rusak dan akhirnya muncul kebocoran.