Kenali 5 Tanda Timing Belt Sudah Harus Diganti

Kenali 5 Tanda Timing Belt Sudah Harus Diganti

27th February 2020 0 By otomotiv

Timing belt merupakan salah satu spare part mobil berbentuk sabuk yang berfungsi menghubungkan antara camshaft dan kruk as. Fungsinya sendiri hampir sama seperti rantai kenteng. Sehingga komponen ini memang cukup vital dan membutuhkan perawatan berkala agar fungsinya tetap bekerja baik dan tidak menganggu kerja mobil Anda.

Namun terkadang penggunaan mobil yang dilakukan secara berlebihan dan melebihi beban membuat usia penggunaan timing belt juga mengalami perubahan bahkan lebih cepat. Namun sayangnya, kerusakan pada spare part mobil ini tidak dapat menghasilkan suara-suara aneh dan harus dilihat dari kondisi fisiknya.

Berikut beberapa tips pemeriksaan yang bisa dilakukan untuk mengetahui waktu penggantian timing belt. Berikut ciri-ciri timing belt rusak dan harus diganti.

1.      Terasa getas saat dipegang

Di saat suhu yang terlalu tinggi akan membuat karet lama kelamaan menjadi hilang tingkat elastisitasnya. Begitu pun dengan komponennya ketika suhu mesin yang bekerja sangat tinggi maka membuat timing belt menjadi rentan keras atau getas. Jika keelastisan sudah mulai menghilang, maka tentu saja akan membuat resiko putus akan sangat tinggi.

2.      Back rubber mengeras dan retak

Back rubber adalah karet pada permukaan timing belt yang bisa anda lihat langsung. Apabila karet pada back rubber ini terlihat sudah mengeras, tidak kenyal, serta tidak meninggalkan bekas jika ditekan dengan kuku jari Anda, hal ini menandakan bahwa timing belt sudah selayaknya di ganti.

Selain keras, retak pada back rubber juga menjadi indikator bahwa timing belt perlu diganti. Keretakan ini bisa terjadi pada beberapa bagian saja atau penuh mengelilingi timing belt.

3.      Timing belt sudah kendur

Ciri-ciri timing belt harus diganti lainnya adalah jika kondisinya sudah kendur. Sifat karet jika digunakan dalam waktu yang lama akan mengalami kekenduran. Hal ini tentunya akan sangat beresiko menimbulkan permasalahan pada mesin kendaraan karena bisa saja sewaktu waktu dapat terlepas. Kalaupun tidak sampai terlepas, maka akan menyebabkan ritme yang dihasilkan menjadi kurang tepat karena kondisi timing belt yang tidak dapat mencengkram secara maksimal lagi.

4.      Timing belt sudah tipis

Penggunaan timing belt yang cukup lama tentunya juga akan membuat komponen semakin menipis. Jika kondisi sudah mulai menipis, maka tentu saja akan sangat mudah untuk putus. Untuk itu jika memang kondisi timing belt pada mobil Anda sudah mulai menipis, akan lebih baik jika segera menggantinya.

5.      Terjadi keausan pada gigi timing belt

Keausan pada gigi timing belt ini dapat terjadi akibat tergesek benda lain yang masuk dan mengganjal di dalam cover timing belt atau karena usia pemakaian yang memang sudah terlalu lama. Jika terlihat keausan yang tidak normal pada gigi timing belt, hal ini juga menjadi ciri harus segera diganti.